Powered by Blogger.
Showing posts with label Wisata Sejarah. Show all posts
Showing posts with label Wisata Sejarah. Show all posts

Sunday, 23 November 2014

Kota Banda Aceh Dalam Lintasan Zaman-Kota yang dulunya bernama Kuta Raja saat ini telah menjelma bak kota metropolitan di aceh. Kota Banda Aceh yang terletak diujung aceh yang berdekatan dengan selat  malaka dan samudera hindia. Banyak sekali sejarah mencatat tentang kemegahan dan kemahsyuran kota Banda aceh(kutaraja) di masa lalu. Kota yang dikunjungi oleh pedagang-pedagang dari manca negara untuk berdagang ke negeri aceh darussalam pada masanya itu. Masyarakatnya yang mudah menerima pendatang menjadi suatu hal yang positif sehingga terjadi pertukaran budaya.

Kota Banda Aceh Dalam Lintasan Zaman
kota Banda Aceh

Sekarang ini banda aceh adalah pusat pemerintahan aceh. Kota yang saat ini lagi mencanangkan kota madani sedang giat-giatnya berbenah diri dari segala ospek untuk menjadi kota idaman bukan hanya untuk warganya tapi juga untuk pendatang dan menjadi model kota madani bagi kota-kota lain di nusantara indonesia ini. Aceh saat ini yang lagi mengupayakan tegaknya syariat islam sesuai dengan yang sebenarnya.
Banda aceh dari zaman kerajaan sudah dikenal sebagai pusat perdagangan internasional yang di singgahi oleh kapal-kapal pedagang dari berbagai belahan dunia. Pendatang banyak pula yang berbaur dengan masyarakat sehingga menetap lama dengan orang-orang aceh dan bahkan sampai mengawini perempuan aceh kemudian menetap di Aceh. Maka jadilah orang-orang aceh masyarakat yang plural.
Banda aceh yang saat ini di pimpin oleh walikota perempuan ingin menjadi contoh model kota madani yang berlandaskan prinsip-prinsip syariat islam. Untuk struktur penataan aku rasa sudah lumayan teratur sehingga tata kota nampak rapi dan indah. Pusat perbelanjaan yang sudah semakin ramai menjadi mesin ekonomi sebuah kota walaupun harga-harga barang/jasa di Banda aceh agak lumayan melambung tinggi di bandingkan dengan beberapa wilayah lain di Aceh. Ia maklumlah namanya aja perkotaan yang pastinya yang menetap disini kalangan menengah ke atas walaupun pada kenyataannya tidak seperti itu. Hal ini aku tulis sesuai dengan pengalaman selama aku menetap di Banda Aceh selama 2 tahun lebih. Tapi, yang pasti kota banda aceh punya daya sendiri sendiri bagi yang ingin berwisata ke banda aceh. Banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi seperti Rumoh aceh, museun tsunami, dan tentunya pantai-pantai menawan di sekitaran kota Banda Aceh(baca: pantai-pantai yang ramai pengunjung di Aceh).

Saat ini kota yang dulunya bernama kuta raja sudah berumur sekitaran ratusan abad dan setiap tahun ada perayaan tahun jadi Kota Banda Aceh. Saat ini aceh sudah aman untuk dikunjungi oleh siapapun yang ingin mengetahui Aceh. Welcome To Aceh... 

Read More

Thursday, 20 November 2014

rumoh aceh
rumoh aceh(sumber :google)

Menatap rumah bangsa aceh tempo dulu part II-Rumah aceh untuk saat ini jarang sekali dapat dtemui, barangkali ada tapi tidak lagi yang seperti dulu. Rumah-rumah sekarang ini hanyalah sedikit dari sisa masa lalu. Di tulisan sebelumnya aku berjanji bagaimana keindahan seni yang terdapat dalam rumah bangsa Aceh. Rumah aceh dibuat dari kayu-kayu pilihan yang terdapat dalam rimba aceh di zaman dulu. Kayu pilihan tentunya memiliki yang kualitas yang tinggi sehingga bisa bertahan ratusan tahun lamanya. Kayu seperti meranti dan lain lagi sebagai bahan dasar untuk membangun rumah aceh.
            Rumah aceh mempunyai ukiran khas aceh yang terletak di  pintu rumah dan pada atap rumah dibagian luar. Di atap biasanya akan diukir tanggal didirikannya rumah itu dengan motif khas aceh yang akan mengelilingi tanggal tersebut. Ukiran yang terletak dipintu disebut dengan Pinto Aceh. Pinto aceh ini memiliki ciri khas yang unik dengan corak indah.
            Zaman aceh dulu bagaimana keindahan rumah seseorang itu akan membuktikan derajatnya dalam kehidupan bermasyarakat. Seseorang yang mempunyai rumah yang indah dengan ukiran-ukiran yang indah pula maka semakin merasa tinggi derajatnya dalam kehidupan masyarakat. Begitu juga sebaliknya, seseorang yang biasa-biasa saja maka ia biasa-biasa juga derajatnya di mata masyarakat.
            Kaum-kaum feodal yang berperan sebagai kaki tangan belanda yang bisa menikmati memiliki tempat kediaman yang indah seperti tersebut. Kaum ulebalang yang saat ini jabatannya seperti camat yang punya kekuasaan dalam mengurus segalanya dalam kehidupan masyarakat. Terlepas dari semua itu yang telah menjadi masa lalu yang pantas dikenang dan diungkit-ungkit kembali, aku hanya membahas tentang rumoh aceh yang telah aku sebutkan diatas tadi. Demikian yang dapat aku sampaikan, akan bertemu pada lain kesempatan.

 Oia hampir lupa bagi saja yang diluar daerah, luar negeri berkunjung melihat-lihat ke aceh lebih dalam. Come on let’s go to aceh.   
Read More

Saturday, 1 November 2014


kapal apung, bukti dahsyatnya gelombang tsunami
kapal PLTD apung

kapal apung, bukti dahsyatnya gelombang tsunami-Ini kesekian kalinya tulisan aku tentang aceh, tanah rencong tempatku berpijak saat ini dan sampai kapanpun. Setelah tulisan aku tentang aceh gila(baca: betulkah aceh itu "pungo"(gila)? ) dan rumah  adat bangsa aceh(baca: menatap rumah bangsa aceh tempo dulu). Maka, kali ini aku tulis tentang dahsyatnya gempa dan tsunami aceh.
Gempa dan tsunami 2004 silam telah banyak membawa perubahan pada aceh. Aceh yang dulu didera konflik setelah musibah besar itu berdamai dengan pemerintah RI. Semua  mata di dunia ini memperhatikan aceh dengan kepedulian kemanusiaan yang tinggi. Bencana gempa dan tsunami telah menghancurkan tatanan masyarakat aceh dan kerugian material yang  begitu banyak. Rumah, mesjid, gedung perkantoran, gedung sekolah dan lain-lain hancur diamuk air pasang laut. bahkan ada disebagian daerah semua bangunan rata dengan tanah tanpa ada yang tersisa kecuali mesjid berdiri dengan megah dengan kekuasaan Allah. Salah satu kedahsyatan tsunami Aceh 2004 silam adalah kapal PLTD apung yang berada di pinggir pantai dibawa arus tsunami sampai ke pemukiman penduduk yang berjarak beberapa kilometer. Tidak pernah bisa menyangka hal itu bisa terjadi tapi bagi Allah itu hal yang mudah.
            Kapal PLTD apung adalah kapal pembangkit listrik tenaga diesel. Saat ini kapal tersebut berada di pemukiman penduduk di gampong punge kecamatan         kota banda aceh dan menjadi salah satu tempat wisata di banda aceh. Begitu dahsyatnya, kapal dengan  bobot ribuan ton mampu diseret oleh gelombang tsunami. Pemerintah menjadikan kapal ini sebagai tempat wisata tsunami yang ramai di kunjungi oleh masyarakat. Orang-orang yang datang dari luar daerah ke Banda Aceh juga menyempatkan menginjakkan kakinya di lokasi kapal apung tersebut. Pemerintah pun berupaya semaksimal mungkin menjadikan lokasi kapal apung ini menarik dan nyaman bagi para pengunjung. Terbukti saat ini telah ada jembatan yang memudahkan pengunjung jalan di lokasi kapal apung. Pemerintah juga membangun menara yang di atas menara disediakan teropong untuk melihat-liat kota Banda Aceh dari atas kapal dan menara.
            Di dekat lokasi kapal itu juga dibangun tugu tsunami yang bertuliskan nama-nama korban di sekitar gampong tersebut. Ada pula replika gelombang tsunami yang menelana rumah-rumah penduduk, tempat ibadah dan lain-lain. bagi kawan-kawan yang ingin mengunjungi kapak apung cukup hanya bermodalkan keinginan dan uang parkir Rp 2.000 saja. Selain itu, pengunjung juga bisa membeli soevenir aceh yang bisa dijadikan oleh-oleh untuk keluarga di rumah karena di depan lokasi kapal apung ada toko-toko kecil yang  menjual soevenir khas aceh seperti, tas motif aceh, kopi aceh, gantungan kunci khas aceh dan masih banyak yang lain lagi, pokoknya menariklah. Hehe

            Pemerintah aceh juga membangun sebuah museum untuk mengenang tragedi tsunami(baca:kisah tsunami di bangunan megah). Ini untuk pelajarang untuk kita semua dan untuk anak cucu kita nantinya. Kapal apung adalah salah satu dari sekian banyak bukti kekuasaan Allah pada saat terjadi tsunami di aceh 2004 silam. Di lain waktu dan kesempatan aku akan menceritakan yang lainnya. Semoga aceh saat ini lebih baik dan akan sangat lebih baik pada masa-masa yang akan datang.
semoga saja  
Read More
               

menatap rumah bangsa Aceh tempo dulu
rumoh aceh

 menatap rumah bangsa Aceh tempo dulu -Setiap manusia tentunya punya kebudayaannya masing-masing. Kebudayaan adalah hasil dari karya cipta, fikiran dan perilaku umat manusia. Budaya akan menjadi identitas setiap dari anak adam. Budaya tumbuh dari pola pikir masyarakat yang butuh proses dan waktu yang panjang. Budaya akan terus terjadi dan akan sangat sulit hilang ditelan waktu. Macam-macam corak budaya sebagai keberagaman pada diri manusia. Bisa juga sebagai pembeda antara satu dengan yang lain.
            Aceh adalah salah satu bangsa yang ada dunia ini. bangsa aceh telah hidup beribu abad yang lalu. Walaupun tidak ada riwayat dan sejarah mencatat yang dapat dipercaya asal muasal bangsa aceh dimuka bumi ini. ada sebagian catatan yang dari pakar dan mitos-mitos dari kalangan rakyat yang  menyatakan bangsa aceh yang asli adalah aceh lama yang mendiami daerah pedalaman aceh. Ada pula yang menyatakan bangsa aceh asli adalah bangsa yang datang dari champa(suatu daerah di kamboja). Dan masih banyak cerita-cerita lain tentang asal muasal aceh. Sedangkan orang-orang aceh saat ini adalah masyarakat yang sudah bercampur-campur dengan pendatang dan pedagang dari belahan dunia lain. ada yang dari arab, eropa, cina dan india. Mereka datang ke aceh dengan tujuan berdagang dan menyebarkan agama. Banyak di antara mereka yang mengawini orang-orang aceh dan akhirnya menetap di aceh.
       Kembali lagi ke budaya. Bangsa aceh punya rumah tradisional sebagai lambang kearifan lokalnya. Rumah panggung dengan bahan dasarnya pohon-pohon besar yang banyak tumbuh di belantara hutan aceh. Rumah adat aceh disebut dengan RUMOH ACEH. Rumah bergaya panggung ini sangat jarang ditemukan pada zaman 2014 ini. untuk melestarikan dan supaya anak cucu bangsa aceh nantinya tahu bagaimana rumah adat aceh dibangunlah museum aceh yang terletak di Banda Aceh. Museum terletak berdekatan dengan gedung juang dan meuligo gubernur aceh. Museum rumoh aceh sekarang dijadikan tempat wisata yang ramai di kunjungi oleh warga sekitar Banda Aceh dan warga dari daerah lain. pemerintah aceh berusaha melestarikan dan memperkenalkan adat istiadat dalam kehiduapn rumah aceh kepada kawula muda saat ini yang mulai lupa dari mana asalnya.
            Didalam rumah aceh ini menggambarkan bagaimana tatanan isi rumah masyarakat aceh masa dulu. Ruang tamu, kamar tidur, sampai ke bagian belakang rumah tertata dengan rapi. Didalam rumah aceh itu ada di pajang sesuatu yang khas aceh. Seperti rencong, kupiah aceh, piring cina, mangkok, dan lain-lain. dibagian belakang rumah terdapat segala sesuatu berhubungan dengan dapur, seperti priuk, belanga, pisau, parang, kayu bakar dan lain-lain. di dekat rumah aceh juga ada beberapa meriam peninggalan dulu. Rumah aceh adalah rumah yang paling indah dalam seni hiasan, kenapa?


 Nantikan jawabannya di bagian II.  
Read More

Tuesday, 28 October 2014



kisah tsunami di bangunan megah
museum tsunami aceh 

kisah tsunami di bangunan megah -Aceh porak-poranda setelah gempa bumi disusul gelombang tsunami akhir 2004 silam. Kini aceh sudah bangkit dari keterpurukan dengan saling membantu antara pemerintah dan rakyat demi mewujudkan pembangunan aceh yang lebih baik kedepan. Masyarakat dunia turut andil dalam membangun aceh terbukti dengan bantuan dari masyarakat internasional yang begitu banyak diterima oleh masyarakat aceh.
Bencana alam yang dahsyat telah meluluh-lantakkan negeri serambi mekkah. Negeri yang sewaktu itu tengah berkecamuk antara GAM-RI. Rakyat aceh tak pernah selesai dengan yang namanya perang, sampai kemudian bencana itu pun datang membuka mata hati orang-orang yang bertikai. Tahun 2005, perdamaian pun dirajut sampai seperti yang kita rasakan saat ini. semoga perdamain itu abadi.
Bencana itu memang sudah berlalu sekitar 9 tahun yang lalu. Pemerintah membangun museun dengan menamakan “museum tsunami aceh”. Museum tsunami aceh terletak berdekatan dengan lapangan blang padang. Museum tsunami sebagai catatan sejarah kepada anak cucu kita nanti bahwa di aceh pernah terjadi bencana dahsyat yang merenggut banyak korban. Gaya arsitektur yang indah mencari ciri  khas dari gedung museum tersebut. Gaya arsitekturnya menyerupai sebuah kapal laut. sekarang ini museum tsunami aceh sudah jadi salah satu objek wisata di banda aceh. Banyak pengunjung dari dari daerah sekitar bahkan ada juga dari luar daerah aceh. Apalagi sewaktu msim libur sekolah, pengunjung akan makin banyak terutama anak-anak sekolah.
Sewaktu pertama kali memasuki museum tsunami maka kita akan di hadapkan pada lorong yang gelap dengan suara air yang mengalir di tembok dinding museum. Ini melambangkan bagaimana tsunami itu terjadi di aceh. Biasanya pengunjung akan merasa takut ketika akan memasuki museum.
Memasuki ke dalamnya akan menemukan ruang yang di penuhi dengan kaca. Di ruangan tersebut penuh dengan layar monitor yang menampilkan kondisi aceh setelah bencana tsunami. Gambar-gambar tersebut akan menyadarkan kita bahwa kekuasaan Allah tidak ada bandingannya. Selanjutnya jalan memutar ke atas sampai ke jembatan dalam museum. Di bawah jembatan ada kolam yang di hiasi dengan banyak ikan. Banyak penjual di sekitar museum yang menjual umpan ikan sehingga pengunjung sering membeli umpan ikan kemudian melemparkan ke kolam ikan tersebut.
Di ruangan atas banyak replika dan juga peninggalan sisa tsunami. Replika bagaimana kedahsyatan gelombang tsunami. Bila kawan-kawan berkunjung ke Aceh dan khususnya ke banda aceh, tak salah bila mengunjungi museum tsunami aceh. Siapa yang ingin berkeliling bisa hubungi di kontak email aku..insya Allah akan ku temani kemana saja.


”Kenali aceh lebih dalam sebelum menilainya..   “
Read More

Thursday, 2 October 2014

gua putri pukes di kebayakan takengon

Gua putri pukes
Aceh tengah memiliki banyak cerita –cerita dulu/mitos yang sampai saat ini terkadang masih di yakini oleh sebagian masyarakat. Cerita tersebut sebenarnya mendidik manusia untuk menjadi pribadi yang baik, yang taat pada agama dan juga pada orang tua. Cerita-cerita tersebut turun temurun di ceritakan kepada anak cucunya dan tidak bukti yang tertulis,jadi lidah sebagai penyambung cerita tersebut sehingga kalau suatu saat cerita tersebut tak pernah terdengar lagi maka nilai suatu sejarah sudah di telan bumi.
Gua putri pukes adalah salah satu cerita-cerita yang masih percaya oleh sebagian masyarakat aceh tengah. Gua ini punya dasar cerita yang terus di turunkan kepada anak-cucunya. Gua ini terletak di jalan berdekatan dengan lut tawar atau jalan untuk mengelilingi lut tawar. Masyarakat yang ke takengon biasanya selalu menempatkan waktunya untuk -singgah di gua di gua ini untuk sekedar lihat-lihat putri pukes yang sudah jadi batu. Gua ini letaknya tepat di kamping mendale kecamatan kebayakan kabupaten aceh tengah.
putri pukes di kutuk jadi batu
putri pukes menjadi batu

Legenda putri pukes
Dari cerita masyarakat asal muasalnya putri pukes menjadi batu adalah dahulu kala putri telah di sunting oleh seorang pangeran dari negeri seberang. Adat daerah tersebut waktu itu mengharuskan mempelai wanita untuk menetap di rumah sang suami untuk sementara waktu. Bagi sang putri hal tersebut membuatnya larut dalam kesedihan karena harus berpisah dengan orang dan meninggalkan negerinya sendiri. Tapi sang putri harus patuh terhadap adat yang berlaku di masyarakat kala itu. Setelah segala acara resepsi selesai, pengeran beserta akan pulang ke negerinya. Dengan berat hati sang putri harus melangkahkan kaki nya untuk pulanh ke negeri suaminya. 
       Saa-saat keberangkatan, sang ibu berpesan kepada putrinya ketika melangkah meninggalkan negerinya untuk berjalan terus ke depan dan jangan pernah menengok ke belakang. Putri pun mengiyakan dan akan patuh pada pesan yang di sampaikan ibunya. Rombongan pun mulai berjalan meninggalkan negeri sang putri. Sang putri meneteskan air matanya karena tidak dapat menahan kesedihan berpisah dengan orang tuanya.tiba=tiba, tanpa disadari sang putri menengok ke belakang. Dengan tiba-tiba angin bertiup dengan kencangnya, hujan turun dengan derasnya. Para rombongan masuk kedalam gua yang sekarang gua putri pukes tersebut. Hujan sampai berhari-hari tidak reda dan sang putri menjadi batu beserta dengan rombongannya. Bahkan ada cerita dari masyarakat, danau lut tawar terbentuk karena hujan ketika putri pukes melanggar aturan tidak boleh melihat ke belakang(baca: danau di negeri seribu bukit ). Hujan yang lama sehingga menyebabkan genangan air yang banyak maka terbentuklah danau tersebut. Walaupun sebagian masyarakat lain tidak mempercayainya.
          Itulah asal usul gua putri pukes yang banyak di kunjungi oleh masyarakat saat ini. di dalam gua putri pukes ada sumur yang katanya 3 bulan sekali keluar mata air. Bagi sobat-sobat ke dataran tinggi gayo silahkan mampir ke gua putri pukes. Untuk masuk ke gua sobat cukup bayar 5 ribu saja dan akan di ada pemandu yang menemani sobat masuk ke gua tersebut.
Tunggu apa lagi .. let’go to takengon.....


isi dari gua putri pukes
Read More
Travel Blogger Indonesia

Aceh Blogger Cummunity

Aceh Blogger Cummunity